Rencana pengembangan yang dicanangkan koperasi Gemah Ripah Loh Jinawi pada tahun 2009 diantaranya adalah
- Pabrikasi enzim dengan skala yang lebih besar. Selama ini enzim yang diproduksi hanya dalam skala laboratorium sehingga produksi sangat kecil sedangkan permintaan enzim semakin lama semakin besar.
- Optimalisasi Kluster untuk peningkatan produksi chip. Kluster yang ada masih banyak yang perlu pembinaan lebih intensif sehingga produk yang dihasilkan lebih bagus dan sesuai dengan standar yang diinginkan
- Optimalisasi Unit Usaha Simpan Pinjam. Unit ini perlu lebih dikembangkan mengingat sebagian besar kluster sangat memerlukan modal untuk peningkatan usaha. Dengan pinjaman yang diberikan oleh koperasi kluster akan lebih displin untuk membayar cicilan pinjaman sebab cicilan pinjaman akan diambil dari penjualan. Jadi dari penjualan tiap bulan akan langsung dipotong untuk pembayaran cicilan.
- Membangun kerjasama dengan kelompok-kelompok tani untuk intensifikasi pertanian singkong. Koperasi juga membangun kerjasama dengan petani agar ada jaminan suplai bahan baku. Bentuk kerjasama yang direncanakan adalah bantuan modal dengan bunga ringan, bantuan bibit unggul dan hal-hal lain yang memungkinkan untuk dikerjasamakan.
- Pengembangan industri hilir (makanan olahan).
Industri hilir perlu dikembangkan sebab dengan tepung MOCAF ini, akan memberikan nilai tambah yang lebih untuk para pembuat makanan olahan khususnya, mengingat harga tepung terigu yang cenderung naik tiap tahunnya. Industri makan berbahan baku MOCAF di Trenggalek mulai berkembang, walaupun dalam jumlah yang sangat kecil.
HARAPAN
Pengembangan industri MOCAF dari hulu sampai hilir sangat strategis sebab menimbulkan efek yang cukup besar di masyarakat. Mulai dari peningkatan ekonomi masyarakat sampai kepada peluang usaha dan tenaga kerja. Sehingga denngan begitu angka pengangguran akan semakin turun. Untuk itu perlu ada sinergi dari semua pihak, baik dari pemerintahan daerah, swasta dan akademisi.